Kamis, 17 Maret 2016

Rancangan Pembuatan Jurnal (dalam bentuk narasi)


            “Tuhan menaruhmu di tempat yang sekarang bukan, bukan karena kebetulan. Orang yang hebat tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesukarang, tantangan, dan air mata” (Mario Teguh).
Kata-kata di atas mengandung makna, bahwa seseorang yang ingin sukses butuh perjuangan yang berat dan usaha yang maksimal, karena tidak mungkin orang-orang yang hanya berpangku tangan, yang bermalas-malasan tidak akan mungkin sukses dengan sendirinya tanpa perjuangan dan usaha.
            “Kalau kita berusaha dan mendapat hasilnya itulah BUAH. Tapi kalau kita BERUSAHA dan belum dapat hasilnya itulah BENIH yang pada masanya akan BERBUAH”.
Maksudnya, setiap seseorang yang berusaha dan bersungguh-sungguh untuk menggapai suatu keinginan, atau menggapai cita-cita usahanya itu cepat atau lambat pasti akan membuahkan hasil.

Maka dari itu teman-teman apapun kesulitan /kesusahan kita selama menjalani kuliah ini, kita nikmati saja. Baik itu dalam masalah tugas masalah dengan teman, ataupun masalah dengan dosen. Karena dengan semua masalah-masalah tersebut akan menguatkan mental kita untuk menjadi seseorang yang sukses, mandiri dan menjadikan mental kita lebih kuat lagi untuk menghadapi masalah-masalah yang ada di luar sana ketika kita lulus nanti.

Baiklah teman-teman ! Tulisan di atas tadi hanya sekedar inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk lebih bersungguh-sungguh, berusaha dalam melaksanakan sesuatu agar kita bisa menikmati hasil dari usaha kita itu nanti.

Tugas, tugas, tugas lagi yang diberikan oleh dosen pengampu mata kuliah Teori dan Pembelajaran Menulis, Ahsani Taqwiem, M.Pd itulah nama dosen muda, berkulit putih dan bertubuh tinggi pengampu mata kuliah menulis ini. Setiap minggu selalu beliau memberikan tugas kepada mahasiswanya. Kali ini beliau memberikan tugas narasi tentang rancangan pembuatan jurnal yang berkaitan dengan sastra atau pun bahasa.
Awal-awalnya kami selaku mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, keberatan dan mengeluh jika diberikan tugas oleh beliau, namun sekarang karena sudah terbiasa mulai dari semester III sampai sekarang semester IV beliau selalu memberikan tugas kepada kami, kami pun tidak merasa keberatan lagi.
Dan saya sendiri pun sekarang merasa bahwa tugas-tugas beliau tersebut sangat bermanfaat dan melatih kreativitas, apalagi dalam mata kuliah Teori & Pembelajaran Menulis ini.
Sedikit saya paparkan pengertian menulis menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah membuat huruf, angka dsb dengan pena (pensil, kapur dsb).
Dalam tugas ini sebelum saya menuliskan raancangan pembuatan jurnal, saya akan sedikit memaparkan apa itu jurnal ?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) jurnal merupakan catatan harian; Dag buku yang dipakai sebagai buku perantara antara buku harian dan buku besa; Dag buku yang dipakai untuk mencatat transaksi berdasarkan urutan waktu; majalah yang khusus memuat artikel dalam satu bidang ilmu tertentu.

Dalam pembuatan jurnal nanti, karena saya jurusan Bahasa dan Satra Indonesia, saya akan membuat jurnal tentang sastra, karena sastra lebih mudah daripada bahasa menurut saya. Kalau sastra lenih menarik untuk dipelajari dan buku-buku tentang sastra pun lebih nyaman dibaca serta lebih mudah dipahami, apalagi tentang novel, cerpen dan kumpulan-kumpulan puisi dari sastrawan-sastrawan terkenal di Indonesia atau bahkan luar negeri. Bahasa lebih sulit dipelajari dibandingkan sastra menurut saya
Dalam jurnal yang akan saya buat saya akan mengambil judul “Tinjauan Sosiologi Terhadap Novel Tak Seindah Masa Lalu Karya Fredy. S”
Alasan saya mengambil judul tersebut karena saya karena saya suka sekali membaca novel-novel dari beliau tersebut salah satunya yang paling saya suka yaitu judul Tak Seindah Masa Lalu yang saya jadikan judul jurnal di atas. Saya juga memiliki beberapa koleksi novel Fredy. S seperti Sebuah Keputusan, Senyum Adalah Tangismu, Sejuta Surat Sutera dan Sekelam Cinta. Itulah judul-judul Novel Fredy. S yang pernah saya baca, meskipun sekarang sedikit lupa, maklum saya membacanya sewaktu SMA.
            Pendekatan yang saya ambil untuk membuat jurnal nanti yaitu pendekatan sosiologi sastra, karena sosiologi sastra merupakan pendekatan yang mudah untuk dipahami dan menarik untuk diteliti.
Sedikit saya paparkan pengertian dari Sosiologi Sastra yaitu hubungan antara sastra dan masyarakat, literature is an expression of society, artinya adalah ungkapan perasaan masyarakat. Maksudnya masyarakat mau tidak mau harus mencrminkan dan mengekspresikan hidup (Wellek and Werren, 1990:10). Hubungan yang nyata antara masyarakat oleh Wellek dan Werren dapat diteliti melalui:
1.      Sosiologi pengarang
2.      Sosiologi karya sastra
3.      Sosilogi pembaca

Menurut saya novel Tak Seindah Masa Lalu Karya Fredy. S sangat cocok untuk diteliti dengan menggunakan pendekatan Sosiologi Sastra. Dalam pembuatan jurnal nanti kira-kira saya membutuhkan maksimal satu bulan untuk menyelesaikan jurnal tersebut. Saya akan membuatnya semaksimal mungkin dan dengan aturan-aturan pembuatan jurnal yang baik dan benar serta penulisan-penulisan sesuai dengan EYD, saya akan lebih teliti dalam masalah pengetikan ketika membuat jurnal, karena saya jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia jadi salah besar apabila saya salam dalam penulisan meskipun satu kesalahan, itu menurut saya sangat memalukan. Maka dari itu dalam pembuatan jurnal tersebut harus sangat teliti dan hati-hati serta diperlukan waktu untuk mengulang membaca jurnal ketika sudah selesai sebelum dikumpukan ke dosen.
            Setiap harinya nanti kira-kira saya akan menulis tiga lembar jurnal dan seterusnya. Saya mungkin hanya akan membuat jurnal sebanyak dua puluh lembar itu sudah termasuk cover sampai daftar pustaka. Jadi, apabila setiap hari saya menulisnya tiga lembar, satu minggu pun saya sudah menyelesaikan jurnal saya. Jadi, nanti saya sisa merevisi atau memperbaiki jurnal tersebut kalau-kalau ada kesalahan penulisan, kesalahan tanda baca atau bahkan ada kalimat-kalimat rancu di dalam jurnal. Dan mungkin itu memerlukan waktu satu minggu juga.
Sebelum saya membuat jurnal tersebut saya akan terlebih dahulu membaca berulang-ulang novel yang berjudul Tak Seindah Masa Lalu karya Fredy. S, agar nanti saya lebih mudah dalam membuat jurnal. Dan saya akan mencari teori-teori tentang pendekatan sosiologi sastra baik dari buku-buku ataupun dari internet serta tidak lupa saya minta bimbingan dari dosen pengampu mata kuliah Teori dan Pembelajaran Menulis dan minta bantuan kepada teman-teman yang cerdas di kelas saya.
Dalam pembuatan jurnal nanti menurut saya itu sangat melatih mahasiswa untuk mengerjakan Tugas Akhir yaitu SKRIPSI, kalau jurnal saja kita tidak bisa membuatnya apalagi SKRIPSI nanti, jadi baiknya mulai dari sekarang kita berlatih membuatnya, mulai dari hal-hal kecil saja, seperti misalnya belajar membuat laporan hasil diskusi, membuat makalah, membuat proposal, membuat jurnal dan akhirnya membuat Skripsi.

Baiklah teman-teman mungkin itu saja rencana-rencana saya dalam pembuatan jurnal, nanti. Semoga tulisan saya ini dapat memberikan inspirasi bagi siapa saja yang membacanya, baik dari kalangan siswa maupun mahasiswa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar