Rabu, 02 Maret 2016

Proyeksi Mata Kuliah Teori dan Pembelajaran Menulis


            Mata Kuliah Teori Pembelajaran Menulis adalah salah satu mata kuliah yang saya sukai, selain dosennya yang menarik dan tidak membosankan, beliau juga sering bercanda dengan mahasiswa di kelas, dan itu membuat keadaan di dalam kelas tidak membosankan dan tidak membuat mahasiswa  mengantuk. Karena tidak sedikit dosen-dosen lain yang membosankan yang hanya memberikan ceramah-ceramah disetiap pertemuan kuliah, dan itu menurut saya hanya membuat mahasiswanya mengantuk, apalagi yang duduknya di belakang, ada yang asyik main hp, ngobrol dengan teman di samping dan tidak  jarang juga ada yang sambil mendengarkan musik dengan menggunakan hendset. Apalagi kalau kelasnya di gabung misalkan kelas Bahasa Reg A di gabung dengan Reg B di dalam ruangan yang cukup besar, itu hanya membuat kelas semakin ribut dan akhirnya apa yang disampaikan oleh dosen itu tidak masuk ke otak melainkan hanya terdengar sekilas di telinga.
           
            Di atas tersebut merupakan gambaran perkuliahan yang kurang efektif menurut saya, dan saya menginginkan dalam perkuliahan Teori Pembelajaran Menulis nanti seperti berikut ini :
1.      Dosennya tetap Bapak Ahsani Taqwiem, M.Pd.
Karena beliau merupakan satu-satunya dosen yang mengasyikan dan tidak membuat saya mengantuk. Dengan cerita-cerita beliau yang menghibur namun tetap terfokus dalam perkuliahan yang sedang di ajarkan.
2.      Perkuliahan Teori dan Pembelajaran Menulis, kalau bisa jangan di gabung kelasnya dengan Reg B.
3.      Tempat perkuliahannya sebaiknya setiap setengah bulan sekali di ganti, misalnya di open space atau tempat-tempat yang indah, dan juga jadwal mata kuliah ini sebaiknya di ganti, selain jum’at misalkan ke hari rabu atau kamis, dan juga jam perkuliahannya diganti menjadi sore hari.
Itu membuat mahasiswa menjadi semangat, dan tidak hanya terpaku pada satu tempat yang itu-itu saja.
4.      Sekali-kali baiknya dosen mengajak mahasiswanya ke tempat-tempat yang penuh inspirasi seperti di pantai, gunung dll, namun tidak lupa beliau memberikan tugas kelompok atau individu kepada mahasiswa dan kemudian diminta membuat laporan atau penelitian. Karena melalui pengamatan secara langsung mahasiswa dapat mengungkapkan atau mengekspresikan gagasan, ide, mengembangkan daya pikir dan kreativitas dalam menulis. Belajar dengan cara mengalami langsung akan meningkatkan kreatifitas dalam menuangkan ide atau gagasan dalam bentuk tulisan.
5.      Tugas di setiap akhir perkuliahan, sebaiknya tetap di jalankan saja, karena itu meningkatkan kerajinan dan mengembangkan daya pikir mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar